MSG Narkoba Terselubung

MSG Narkoba Terselubung

Benarkah MSG Narkoba Terselubung ?

Di masa sekarang jarang bahkan sangat sulit kita temui masakan yang tidak ditambahkan MSG di dalamnya. Mulai bakso, mi goreng, gorengan, ayam goreng, keripik, kerupuk dan masih banyak lagi masakan yang ditambahkan MSG di dalamnya. Tampaknya penggunaan MSG di masyarakat telah begitu jenuh, apalagi bahan makanan daging sapi atau ayam masih terbilang mahal, karena itu kebanyakan orang menambahkan MSG sebagai penguat rasa pada makanan karena juga nilai ekonomisnya. Apa pun yang ditambahkan MSG memang terasa lebih lezat, lebih gurih, dan lebih enak rasanya. Namun tahukah Anda bahwa MSG membuat orang yang mengonsumsinya kecanduan. Ha.ha..ha  .kecanduan??? Tidak percaya, mari kita pelajari bersama-sama.

Riset MSG Narkoba Terselubung

Ya, benar kecanduan. Coba Anda buat riset kecil-kecilan, tawarkan 2 buah tempe goreng pada anak-anak. Sebuah tempe digoreng dengan bumbu garam dan bawang putih saja, sedangkan yang sebuah digoreng dengan bumbu MSG saja. Umumnya anak-anak akan lebih menyukai tempe yang diberi MSG, karena rasanya memang lebih gurih.

MSG juga dituding sebagai penyebab kerusakan otak, obesitas karena dianggap memicu orang untuk kecanduan rasa yang akhirnya membuat orang makan lebih banyak. MSG juga kerap dituding sebagai penyebab kelainan DNA pada janin, juga penyebab  penyakit Sindrom Chinese Food yang ditandai dengan gejala berkeringat berlebihan, mulai mati rasa di sekitar mulut, nyeri dada, jantung berdebar, kelelahan, dan sakit kepala.

Bahaya MSG Narkoba Terselubung

Sepertinya tidak berlebihan jika bahaya MSG disamakan dengan bahaya rokok. Bahkan seorang Farmakolog Universitas Sumatera Utara (USU) Prof dr H Aznan Lelo PhD, mengatakan  “Narkoba yang mungkin menzalimi orang banyak dalam jumlah besar tentulah melalui makanan. Pada kenyataannya cukup banyak obat berbahaya yang belum tercantum sebagai narkoba namun tersedia dalam berbagai bentuk dan dikonsumsi oleh masyarakat luas tanpa kendali. Salah satu contohnya adalah penyedap masakan monosodium glutamate (MSG),”. Beliau mengatakan hal tersebut setelah usai menjadi pembicara dalam seminar ilmiah “MSG, Narkoba Terselubung” dalam rangka peringatan Dies Natalis ke-63 USU di Rumah Sakit USU, Selasa (18/8). (harianandalas.com)

Maka sebaiknya mulai saat ini selain digalakkan gerakkan katakan NO pada NARKOBA, juga katakan NO pada MSG!

Artikel Terkait :

Related posts