Madu Sebagai Nutrisi Otak Yang Bagus

manfaat madu sebagai nutrisi otak dan diet

Mengetahui Rasa Lapar Asli dan Palsu

Apakah anda telah makan besar/makan dalam jumlah banyak tetapi masih merasa lapar?

Mengapa saya merasa sering lapar ? Apakah ini termasuk gejala diabetes?

Untuk menjelaskan bagaimana selera makan Anda yang banyak/sering kali muncul adalah hai ini sesungguhnya terkait dengan otak Anda sendiri. Tahukah Anda berapa banyak kita makan dikendalikan oleh otak.

Misalnya, ketika kita melewatkan makan pagi/makan siang/makan malam maka, kadar glukosa darah kita turun. Otak kita yang membutuhkan asupan/makanan nutrisi stabil glukosa sebagai bahan bakar kemudian menangkap/merespon kekurangan ini dengan cara memicu hormon nafsu makan. Sebagai hasilnya kita merasa perlu untuk makan (merasa lapar). Di sisi lain, ketika kita mengkonsumsi jumlah yang berlebihan dari makanan tinggi gula seperti; roti, mie, beras, keripik dan permen, kelebihan glukosa membanjiri tubuh kita. Hal itu menyebabkan otak beralih ke modus krisis untuk melindungi diri dari kelebihan pasokan berbahaya bahan bakar ke neuron (saraf) dengan memicu pelepasan hormon nafsu makan untuk sinyal kita untuk makan lebih banyak lagi dan lagi.

Mekanisme Rasa Lapar

Sebagai mekanisme makan bahan bakar otak tetap berfungsi, setiap kali makan akan mengirimkan rasa lapar menipu, menciptakan siklus terus menerus tidak terkendali.

“Sinyal lapar palsu ini merupakan kelaparan didorong oleh otak mencari sumber energi baru dan bukan oleh perut yang berbunyi karena lapar dan ingin mencari lebih banyak makanan.”

Obesitas dan Sinyal Lapar

Dan jika Anda pernah bertanya-tanya mengapa orang-orang yang kelebihan berat badan dan obesitas tampaknya terus-menerus lapar, di sini Anda memiliki jawaban untuk mengapa mereka memiliki hasrat yang tetap untuk makanan.

Di sini mekanisme makan bahan bakar otak mereka pada dasarnya telah ditutup dan tubuh mereka tidak lagi merespon insulin secara normal.

Jadi, waktu berikutnya, jika Anda pernah merasa lapar setelah makan besar, Maka itu yakinlah itu adalah sinyal lapar palsu. Ketahuilah bahwa sistem pencernaan Anda telah menjadi sangat luar biasa tapi otak benar-benar memberikan Anda sinyal lapar palsu bahwa Anda perlu makan. Maka di sini pentingnya diet sehat (mengatur menu makan, waktu dan pola makan).

Madu Untuk Nutrisi Otak

isi otak cegah stress obesitas kurang tidur

Madu Sebagai Nutrisi Otak Yang Bagus

Kita sudah tahu jika otak bekerja memerlukan nutrisi / makanan. Dan makanan otak adalah karbohidrat. Madu sebagai sumber makanan karbohidrat yang bagus juga adalah nutrisi otak yang bagus. Tentunya kandungan madu juga tidak hanya karbohidrat.

Mengapa madu lebih bagus dari pada sumber makanan karbohidrat yang lain karena madu langsung diserap tubuh (hati) dan hal ini berbeda dengan ketika kita makan nasi, roti, pisang,dll.

Cara Mencegah Kekurangan Nutrisi Otak

Cara mencegah agar otak anda tidak kekurangan nutrisi dan tidak mengirimkan sinyal lapar palsu adalah dengan mengkonsumsi madu murni mentah asli lebah. Madu selain bagus untuk diet juga bagus untuk makanan otak Anda.

Cukup makan 1-2 sendok makan madu asli sebelum tidur untuk memastikan asupan / supplai nutrisi otak Anda tetap terjaga/stabil agar otak dapat bekerja dengan baik dan benar. Madu untuk mengisi cadangan glikogen hati juga saat tidur Anda. Selain itu dengan takaran yang cukup akan membuat tidur lebih tenang, mencegah dan menurunkan stress.

Mengapa sebelum tidur? Tahukah anda ketika tidur, tubuh akan membakar lemak leboh efektif dan efisien. Tubuh kita bisa membakar lebih banyak lemak saat tidur daripada berolahraga dan mungkin untuk membakar sekitar 65 gram lemak tubuh selama malam, yang tujuh kali potensi pembakaran lemak dari 90 menit latihan!

Peringatan tersebut, otak kita tidak dapat diizinkan untuk mendapatkan lapar selama kita tidur, jika mulai merasa lapar, hormon stres akan langsung aktif dan menghentikan setiap perbaikan dan pemulihan proses sehingga pembakaran lemak tidak akan terjadi. Banyak studi penelitian juga telah menunjukkan hubungan yang kuat antara kurang tidur dan obesitas.

Artikel Terkait :

Related posts