Khasiat Madu Mayang Kurma

KHASIAT MANFAAT BUAH KURMA, KANDUNGAN GIZI, PENGOBATAN DAN TINJAUAN MEDIS SERTA KEUTAMAAN “POHON KURMA” DALAM AL QUR’AN DAN KHASIAT MAYANG KURMA DENGAN MADU MURNI

Pohon Kurma ; Pembentukan Dan Penyerbukan

Kurma (Phoenix dactylifera = date palm) adalah keluarga palma (palem) yang berasal dari jazirah Arab dan Afrika Utara. Dia merupakan tumbuhan gurun yang tahan panas, kelembapan rendah dan udara kering.

Namun untuk bisa tumbuh baik, pohon kurma tetap memerlukan air. Itulah sebabnya kurma tumbuh di oasis atau kawasan yang memperoleh pengairan teknis. Tumbuhan ini sudah dibudi dayakan semenjak ribuan tahun sebelum Masehi. Saat ini kurma telah menyebar ke India, Cina, AS (California) dan Australia.

—Kurma adalah palem tunggal yang tumbuh sebagai pohon dengan ketinggian bisa mencapai 30 m. Batangnya besar berdiameter 50 cm. kasar dan berbenjol-benjol bekas tangkai daun. Daun kurma berpelepah kekar, sepanjang 3 m. kaku dan lurus. Bagian pangkal pelepah daun pohon kurma berduri tajam seperti pelepah sagu. Kekekaran pelepah daun kurma, mirip dengan pelepah aren (enau). Namun daunnya beda dengan aren. Kalau daun aren lebar-lebar, panjang dan masih agak lentur, maka daun kurma lebih sempit, pendek, kekar serta tumbuh lurus dan kaku. Kalau warna daun kelapa, kelapa sawit dan aren hijau tua, maka daun kurma berwarna abu-abu seperti daun lontar (siwalan). Pelepah daun tumbuh rapat  dan rimbun pada pucuk pohon. Tandan bunga kurma tumbuh di ketiak pelepah daun, seperti pada kelapa dan lontar. Bunga jantan dan bunga betina tidak terdapat dalam satu pohon (berumah dua). Hingga kurma memerlukan penyerbukan secara alami dengan angin atau buatan secara manual. Caranya, malai bunga jantan di sapukan ke malau bunga betina yang berisi ratusan bakal buah. Bisa pula penyerbukan dilakukan dengan penghembusan tepung sari menggunakan “emposan”.

Proses Pembentukan Buah Kurma

Pembentukan buah kurma dapat terjadi apabila telah berlangsung proses penyerbukan bunga betina oleh serbuk sari bunga jantan. Penyerbukan yang dapat dibantu oleh angin, serangga atau oleh manusia mengawali proses pembuahan. Penyerbukan kurma yang dibudidayakan tidak mengandalkan bantuan angin dan serangga, namun secara tradisional dilakukan oleh manusia dengan cara memasukkan mayang jantan yang telah masak ke mayang betina.

Cara Penyerbukan Pohon Kurma

Metode penyerbukan yang lebih modern dilakukan dengan mengumpulkan serbuk sari dari mayang jantan, dicampur dengan carrier (seperti talk atau tepung) dan ditaburkan pada mayang betina yang masak, secara mekanik. Bila penyerbukan dibiarkan secara alamiah, maka 50% jumlah tanaman yang ada harus tanaman jantan. Penerapan cara ini di perkebunan kurma akan tidak ekonomis. Oleh karena itu, diperlukan adopsi proses penyerbukan secara manual. Keuntungan proses penyerbukan ini adalah bunga jantan dari satu pohon kurma dapat digunakan untuk menyerbuki 40-50 bunga betina.

Proses penyerbukan manual yang dilakukan dengan hati-hati, dapat menghasilkan buah 50%-80%. Apabila pohon kurma jantan tidak tersedia, serbuk sari dapat diperoleh secara komersial. Alternatif lain yang bisa dilakukan adalah melalui penyerbukan silang dengan spesies Phoenix lain, misalnya P. canariensis. Serbuk sari kurma dapat diperoleh secara komersial karena dapat dikeringkan dan diawetkan selama  2-3 bulan (dengan pengeringan angin) sebelum digunakan, dan bila serbuk sari dikeringkan pada suhu di bawah 4oC dapat disimpan selama satu tahun.

Untuk proses penyerbukan manual, serbuk sari yang sudah kering dipadatkan pada bola-bola kapas seukuran kacang almon, tiap bunga betina dari pohon kurma membutuhkan 2 bola kapas berisi serbuk sari. Bola kapas berisi serbuk sari diikatkan di bagian tengah dari bunga betina yang sudah mekar dengan bantuan tali  atau benang. Bila terjadi hujan deras dan angin kencang, penyerbukan harus diulangi. Pada kurma dikenal adanya metaxenia, yaitu fenomena adanya jaringan di luar kantong embrio dipengaruhi oleh sumber serbuk sari, kemudian hasilnya buah yang berbeda dalam ukuran, kualitas, dan waktu masak.

Di Mesir, pohon kurma umumnya berbunga pada bulan Februari dan Maret, dan pemasakan buah terjadi sekitar bulan Agustus dan September. Dapat dikatakan bahwa sekitar enam bulan setelah penyerbukan, buah kurma masak. Pohon kurma mulai berbuah setelah berumur 5-8 tahun, tetapi kurma genjah sudah berbuah setelah 2-3 tahun tanam. Dari satu pohon dewasa dapat dihasilkan 20-100 kg kurma. Produk yang sangat tinggi diperoleh dari kultivar Deglet Noor, yang pohon induknya dimasukkan ke Amerika oleh orang Spanyol 3-4 abad yang lalu.

Buah Kurma ; Produsen, Kurma Di Indonesia, Kandungan Kurma, Tinjauan Medis Untuk Pengobatan

Fungsi-Khasiat-Manfaat-Buah-KurmaBuah kurma tergolong buah batu dan memiliki satu biji besar di tengah. Tidak seperti buah batu yang lain, endokarpium buah kurma tipis seperti membran dan tidak keras seperti tulang.

Buah kurma sebelum masak melewati 5 tahap perkembangan dalam jangka waktu  antara 6-8 bulan. Tahap perkembangan buah tersebut dikenal dengan sebutan Hababouk, Kimri, Khalal, Rutab dan Tamr. Buah mengalami pertumbuhan yang cepat pada tahap Hababouk dan Kimri, terjadi sekitar 17 minggu setelah penyerbukan, warna hijau, keras, pahit, kandungan air 80%, kandungan gula 50% (glukosa dan fruktosa),  pada tahap Khalal akan membentuk karakteristik buahnya meliputi warna (kuning, oranye atau merah), kandungan air, dan akumulasi gula (lebih banyak sukrosa), 6 minggu setelah 2 tahap pertama. Tahap Rutab dan Tamr merupakan tahap pemasakan buah. Pada tahap Tamr, kandungan air pada buah tinggal 10-25%, sehingga resisten terhadap pembusukan dan proses fermentasi, serta buahnya menjadi keriput seperti kismis.

Buah kurma setelah dibersihkan, langsung dapat dikonsumsi sebagai buah segar atau dapat juga disimpan dalam keadaan kering. Berdasar kandungan airnya, dikenal kurma basah/lunak (yang diperoleh dari buah yang dipanen sebelum benar-benar masak dan kaya akan glukosa serta fruktosa, misalnya kurma Barhee, Halawy, Khadrawy, dan Medjool), setengah kering (yang diperoleh dari buah yang benar-benar masak dan mengering di pohon, seperti kurma Dayri, Deglet Noor, dan Zahidi), dan kurma kering kaya akan sukrosa, misalnya Thoory.

Produsen Internasional Buah Kurma

Kurma diproduksi oleh sekitar 34 negara di dunia, namun produksi kurma dunia yang terbesar disetor oleh kawasan Timur Tengah. Sepuluh negara yang menduduki posisi top produksi kurma di dunia antara lain Mesir (17%), Iran (14%), Saudi Arabia (13%), Uni Emirat Arab (12%), Irak (10%), Pakistan (10%), Aljazair (7%), Oman (4%), Sudan (4%), dan Lybia (2%).

Kurma dapat diperbanyak dengan anakan dan biji. Perbanyakan dengan biji dapat terjadi bila biji dan kecambah secara konstan terjaga kelembapannya. Kelemahan perbanyakan dengan biji adalah tanaman baru berbuah setelah 6-10 tahun dan 50% dari kecambah yang tumbuh umumnya akan menjadi tumbuhan jantan.Oleh karena itu, perbanyakan yang paling baik dan banyak dilakukan adalah melalui pemindahan anakan yang telah berumur 3-5 tahun. Anakan ini selanjutnya ditanam atau seringkali dijual.  Pemindahan anakan harus dilakukan dengan hati-hati agar anakan tidak mati di tempat barunya. Terobosan perbanyakan kurma melalui teknik kultur jaringan juga telah dilakukan di beberapa negara antara lain Irak, Saudi Arabia, dan Kalifornia.

Pohon Kurma Di Indonesia

Pohon-pohon kurma yang berhasil ditanam di Indonesia sudah ada yang mencapai umur puluhan tahun, tetapi belum terdengar produksi buahnya. Di daerah penghasil kurma yang enak, pertumbuhan kurma memiliki syarat-syarat khusus, seperti suhu rata-rata 30oC, kelembapan udara dan curah hujan rendah, cukup cahaya, dan suplai air yang memadai.

Oleh karena itu perlukah kita berkebun kurma? Yang jelas, kebun kelapa sawit Elaeis guineensis sudah pasti berhasil, meskipun induk tanaman ini dari Afrika. Bukankah ekspor minyak sawit, atau produk lainnya, dapat ditukar dengan impor kurma ? Perlu pula diingat kebiasaan kita makan kurma tidak sama dengan orang Timur Tengah.

Kandungan Buah Kurma

Dalam beberapa hadits, menganjuran kita untuk mengkonsumsi tujuh buah kurma. Dan ternyata, tujuh buah kurma ini bila ditimbang ada sekitar 100 gram  mengandung:

  1. Gula = 75,00 gram
  2. Serat selulosa = 4,00 gram
  3. Air = 22,50 gram
  4. Protein = 2,50 gram>
  5. Lemak = 2,50 gram,
  6. Vitamin-vitamin: Vitamin A = 60 IU Vitamin B-1 = 0, 08 miligram, Vitamin B-2 = 0, 05 miligram,
  7. Mineral. Kurma itu penuh asam mineral yang merupakan unsur terpenting sebagai makanan bagi tubuh, berupa: Potasium = 79 miligram Tembaga = 21 miligram Belerang = 65 miligram Besi = 5 miligram Magnesium = 65 miligram Mangan = 2 miligram Kalsium = 65 miligram Fosfor = 72 gram
Pada pertengahan kedua abad ke-20, para ahli mengungkapkan adanya asam amino yang lain pada kurma. Dan yang terpenting dalam asam ini adalah glutathione sebagai antioksidan. Ternyata, bagi 100 gram (7 kurma) dapat memberikan lebih dari 350 energi. Jadi, nilai gizi kurma hampir sempurna. Kurma adalah rejeki yang beruntun, datang terus-menerus, tidak terputus sebagai rejeki dari Allah Ta’ala untuk manusia.

Kurma Menurut Tinjauan Medis dan Pengobatan

  1. Dalam kurma, ditemukan beberapa bahan kimia yang memengaruhi horman oksitosik, yaitu hormon yang bercampur di dalam peranakan wanita, sehingga dapat membantu percepatan kelahiran, serta dapat mengurangi resiko pendarahan setelah melahirkan. Hormon lain dalam kurma adalah hormon untuk menghambat aktivitas hormon kelenjar gondok (glandula thyreoidea). Bahan yang lain, yaitu hormon pembangkit kelenjar susu, sehingga dapat memperlancar ASI (Air Susu Ibu).
  2. Serat selulosa berguna untuk membangkitkan kerja usus, sebagai obat mujarab untuk penyembuhan yang disebabkan kurang makan. Serat ini tidak dapat dicerna oleh alat pencernaan kita, sehingga dapat menjaga tubuh supaya terhindar dari kekurangan makanan dalam perut.
  3. Vitamin A diperlukan untuk pemeliharaan epitel selaput lendir, ketajaman penglihatan mata, dan pencegahan terjadinya infeksi. Oleh karena ini lah orang-orang gurun selalu mengkonsumsi kurma untuk memperkuat pendengaran dan memfokuskan penglihatan. Manfaat lainnya dari vitamin A banyak sekali. Aktivitas kehidupan di dalam tubuh kebanyakan bertumpu pada vitamin-vitamin tersebut. Vitamin bukan lah bahan penguat tubuh, tapi vitamin diperlukan untuk menyempurnakan aktivitas kelenjar getah bening dalam tubuh dengan cara yang lebih baik.
  4. Fosfor bersama kalsium diperlukan untuk membentuk tulang dan kesehatan gigi. Fosfor berguna untuk membangun aktivitas kelenjar dan mengembalikan fungsi kelenjar tubuh. Fosfor juga berperan penting sebagai nutrisi otak, sehingga bila dikonsumsi teratur, dalam jangka panjang berefek mencerdaskan otak.
  5. Magnesium penting sekali bagi aktivitas kehidupan di dalam tubuh, serta untuk menjaga diri dari penyakit.
  6. Besi sangat penting untuk aktivitas pembentukan hemoglobin dan zat darah merah dalam sumsum tulang. Oleh karena itu, ia diperlukan untuk melindungi manusia dari kekurangan darah.
  7. Seng, diperlukan untuk mengobati penyakit sensitivitas tubuh.
  8. Kurma kering mengandung aspirin (acetylsalicylic acid) alami yang dapat mengurangi rasa sakit (analgesic).
  9. Kalium (potassium) signifikan untuk mengatasi kelelahan, membuat organ jantung bekerja lebih optimal, mengaktifkan kontraksi otot, dan berperan dalam pengaturan tekanan darah.

Keutamaan Pohon Kurma Dalam Al Qur’an

  1. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

فِيهَا فَاكِهَةٌ وَالنَّخْلُ ذَاتُ اْلأَكْمَامِ

“Di bumi itu ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang.” (QS. Ar-Rahman: 11)

Al-Hafizh Ibnu Katsir rahimahullaah berkata, “Allah menyebutkan buah kurma ini secara khu-sus karena kemuliaan dan manfaat yang dikandungnya, baik ketika masih basah maupun ketika telah kering” (lihat Tafsir Ibnu Katsir, tahqiq oleh Hani al-Haj VII/375, cet. Al-Maktabah at-Taufiqiyah, Mesir)

  1. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

  وَالنَّخْلَ بَاسِقَاتٍ لَهَا طَلْعٌ نَضِيدٌ

“Dan pohon kurma yang tinggi-tinggi yang mempunyai mayang yang bersusun-susun.” (QS. Qaaf: 10)

  1. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَزُرُوعٍ وَنَخْلٍ طَلْعُهَا هَضِيمٌ

“Dan tanam-tanaman dan pohon-pohon kurma yang mayangnya lembut.” (QS. Asyu’ara: 148)

  1. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَفِي اْلأَرْضِ قِطَعٌ مُتَجَاوِرَاتٌ وَجَنَّاتٌ مِنْ أَعْنَابٍ وَزَرْعٌ وَنَخِيلٌ صِنْوَانٌ وَغَيْرُ صِنْوَانٍ يُسْقَى بِمَاءٍ وَاحِدٍ وَنُفَضِّلُ بَعْضَهَا عَلَى بَعْضٍ فِي اْلأُكُلِ إِنَّ فِي ذَلِكَ لآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَعْقِلُونَ

“Dan di bumi ini terdapat bagian-bagian yang berdampingan, dan kebun-kebun anggur, tanaman-tanaman dan pohon kurma yang bercabang dan yang tidak bercabang, disirami dengan air yang sama. kami melebihkan sebahagian tanam-tanaman itu atas sebahagian yang lain tentang rasanya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berfikir.” (QS. Ar-Ra’du: 4)

Buah kurma mengandung banyak manfaat, di antaranya sangat dianjurkan bagi perempuan yang hamil dan yang akan segera melahirkan. Bahkan Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan Maryam binti ‘Imran untuk memakan buah kurma ini ketika beliau sedang nifas.

  1. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَهُزِّي إِلَيْكِ بِجِذْعِ النَّخْلَةِ تُسَاقِطْ عَلَيْكِ رُطَبًا جَنِيًّا (25) فَكُلِي وَاشْرَبِي وَقَرِّي عَيْنًا فَإِمَّا تَرَيِنَّ مِنَ الْبَشَرِ أَحَدًا فَقُولِي إِنِّي نَذَرْتُ لِلرَّحْمَنِ صَوْمًا فَلَنْ أُكَلِّمَ الْيَوْمَ إِنْسِيًّا (26)

“Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu, maka makan, minum dan bersenang hatilah kamu. jika kamu melihat seorang manusia, Maka katakanlah, ‘Sesungguhnya Aku telah bernazar berpuasa untuk Rabb Yang Maha Pemurah, maka aku tidak akan berbicara dengan seorang manusia pun pada hari ini.'” (QS. Maryam: 25-26)

Al-Hafizh Ibnu Katsir rahimahullaah membawakan perkataan ‘Amr bin Maimun di dalam Tafsirnya: “Tidak ada sesuatu yang lebih baik bagi perempuan nifas kecuali kurma kering dan kurma basah.”

(Tafsir Ibnu Katsir, tahqiq oleh Hani al-Haj V/168, cet. Al-Maktabah at-Taufiqiyah, Mesir.)

Dokter Muhammad an-Nasimi dalam kitab-nya, ath-Thibb an-Nabawy wal ‘Ilmil Hadits (II/293-294) mengatakan, “Hikmah dari ayat yang mulia ini secara kedokteran adalah, perempuan hamil yang akan melahirkan itu sangat membutuhkan minuman dan makanan yang kaya akan unsur gula, hal ini karena banyaknya kontraksi otot-otot rahim ketika akan mengeluarkan jabang bayi, terlebih lagi apabila hal itu membutuhkan waktu yang lama. Kandungan gula dan vitamin B1 sangat membantu untuk mengontrol laju gerak rahim dan menambah masa sistolenya (kontraksi jantung ketika darah dipompa ke pembuluh nadi). Dan kedua unsur itu banyak terkandung dalam ruthab (kurma basah). Kandungan gula dalam ruthab sangat mudah untuk dicerna dengan cepat oleh tubuh.”

(Dinukil oleh Syaikh Salim bin ‘Ied al-Hilaly dalam Shahih at-Thibb an-Nabawy Fi Dha-il Ma’arif ath-Thabiyyah wal ‘Ilmiyyah al-Haditsah, hal. 399, cet. Maktabah al-Furqaan, th. 1424 H.)

  1. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

فَأَجَاءَهَا الْمَخَاضُ إِلَى جِذْعِ النَّخْلَةِ قَالَتْ يَا لَيْتَنِي مِتُّ قَبْلَ هَذَا وَكُنْتُ نَسْيًا مَنْسِيًّا (23)

“Maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksa ia (bersandar) pada pangkal pohon kurma, dia berkata: ‘Aduhai, alangkah baiknya Aku mati sebelum ini, dan Aku menjadi barang yang tidak berarti, lagi dilupakan.'” (QS. Maryam: 23)

  1. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

أَيَوَدُّ أَحَدُكُمْ أَنْ تَكُونَ لَهُ جَنَّةٌ مِنْ نَخِيلٍ وَأَعْنَابٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ لَهُ فِيهَا مِنْ كُلِّ الثَّمَرَاتِ وَأَصَابَهُ الْكِبَرُ وَلَهُ ذُرِّيَّةٌ ضُعَفَاءُ فَأَصَابَهَا إِعْصَارٌ فِيهِ نَارٌ فَاحْتَرَقَتْ كَذَلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمُ الْآيَاتِ لَعَلَّكُمْ تَتَفَكَّرُونَ (266)

“Apakah ada salah seorang di antaramu yang ingin mempunyai kebun kurma dan anggur yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; dia mempunyai dalam kebun itu segala macam buah-buahan, Kemudian datanglah masa tua pada orang itu sedang dia mempunyai keturunan yang masih kecil-kecil. Maka kebun itu ditiup angin keras yang mengandung api, lalu terbakarlah. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada kamu supaya kamu memikirkannya.” (QS. Al-Baqarah: 266)

Kurma banyak digunakan sebagai perumpamaan di dalam al-Qur-an, diantaranya adalah sebagaimana ayat tersebut. Imam al-Bukhari menafsirkan ayat tersebut dengan mencantumkan satu hadits dalam kitab Shahihnya, yaitu:

قَالَ عُمَرُ رَضِيَ اللهُ عَنهُ يَوماً لأَصْحَابِ النَّبِيِّ : فِيْمَا تَرَوْنَ هَذِهِ الآيَةَ نَزَلَتْ : أَيَوَدُّ أَحَدُكُمْ أَنْ تَكُونَ لَهُ جَنَّةٌ ، قََالُوْا : اللهُ أَعْلَمُ ، فَغَضِبَ عُمَرُ ، فَقَالَ : قُوْلُوْا : نَعْلَمُ أَوْ لاَ نَعْلَمُ ، فَقَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ : فِيْ نَفْسِيْ مِنْهَا شَيْءٌ يَا أَمِِيْرَ الْمُؤْمِنِيْنَ ، قَالَ عُمَرُ : يَا ابْنَ أَخِيْ قُلْ وَ لاَ تَحْقِرْ نَفْسَكَ ، قَالَ ابْنُ عَبّاَسٍ : ضُرِبَتْ مَثَلاً لِعَمَلٍ ، قَالَ عُمَرُ : أَيُّ عَمَلٍ؟ قَالَ ابْنُ عَباَّسٍ لِعَمَلٍ ، قَالَ عُمَرُ : لِرَجُلٍ غَنِيٍّ يَعْمَلُ بِطَاعَةِ اللهُ عَزَّ وَ جَلَّ ، ثُمَّ بَعَثَ اللهُ لَهُ الشَّيْطَانَ ، فَعَمِلَ بِالْمَعَاصِي حَتَّى أَغْرَقَ أَعْمَالَهُ

Pada suatu hari, Umar bin Khaththab pernah berkata kepada para sahabat Nabi Shallallahu’alaihi wassallam, “Menurut kalian, berkenaan dengan siapa ayat ini turun, “Apakah ada salah seorang di antara kalian yang ingin mempunyai kebun kurma dan anggur mengalir di bawahnya sungai-sungai?’ Mereka menjawab, “Allahu a’lam (Allah yang lebih mengetahui.” Maka Umar bin Khaththab pun marah seraya berkata, “Jawablah, kami mengetahui atau kami tidak mengetahui.” Maka Ibnu Abbas berkata, “Aku mengetahui sedikit mengenainya, Wahai Amirul Mukminin.” Lalu Umar berkata,”Wahai keponakanku, katakanlah dan janganlah engkau meremehkan dirimu.” Kemudian Ibnu Abbas berkata, “Akan aku berikan perumpamaan dengan sebuah amal.” Umar bertanya, “Amal (perbuatan) apa?”, Ibnu Abbas menjawab: “Untuk suatu amal.” Umar berkata. “Seorang kaya yang beramal dengan ketaatan kepada Allah, kemudian Allah mengirimkan syaitan kepadanya, maka ia pun berbuat banyak maksiat sehingga semua amalnya terhapus.” (HR Al-Bukhari no. 4538 dari Ibnu Abbas.)

Hadits tersebut menjelaskan perumpamaan orang yang amal perbuatannya baik pada permulaan hidupnya lalu setelah itu jalan hidupnya berbalik, di mana ia mengganti kebaikan dengan kejahatan (semoga Allah melindungi kita dari hal itu) sehingga amal perbuatan yang pertama dihapuskan oleh perbuatannya yang kedua. Dan pada keadaan yang sulit, ia membutuhkan sesuatu dari amal perbuatannya yang pertama, tetapi tidak diperolehnya sedikitpun. Ia dikhianati oleh sesuatu yang sangat dibutuhkannya. Oleh karena itu Allah berfirman:

وَأَصَابَهُ الْكِبَرُ وَلَهُ ذُرِّيَّةٌ ضُعَفَاءُ فَأَصَابَهَا إِعْصَارٌ فِيهِ نَارٌ فَاحْتَرَقَتْ

“Kemudian datanglah masa tua pada orang itu sedang dia mempunyai keturunan yang masih kecil-kecil. Maka kebun itu ditiup angin keras yang mengandung api, lalu terbakarlah.” (QS. Al-Baqarah: 266).

Maksudnya api itu membakar buah-buahannya dan menumbangkan pohon-pohonnya. Adakah keadaan yang lebih parah dari hal itu? كَذَلِكَ يُبَيِّنُ الله لَكُمُ اْلآيَاتِ لَعَلَّكُمْ تَتَفَكَّرُونَ “Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada kamu supaya kamu memikirkannya.” Artinya mengambil pelajaran dan memahami perumpamaan dan makna-makna tersebut seta menempatkannya pada maksud sebenarnya. (Tafsir Ibnu Katsir, tahqiq oleh Hani al-Haj I/418, cet. Al-Maktabah at-Taufiqiyah, Mesir.)

Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’di rahimahullah memberikan penjelasan tentang ayat tersebut, “Ayat ini adalah perumpamaan bagi orang-orang yang beramal semata-mata untuk mengharap ridha Allah yaitu bershadaqah atau yang selainnya kemudian melakukan amalan-amalan yang dapat merusaknya. Perumpamaannya seperti pemilik kebun yang didalamnya terdapat berbagai buah-buahan, terutama buah kurma dan anggur karena keduanya mempunyai keutamaan dan manfaat yang banyak sekali. Kurma dan anggur mengandung nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh, kurma dapat sebagai makanan pokok, buah dan manisan. Dan di dalam pemisalan kebun tersebut ada sungai yang mengalir sebagai sumber pengairan, pemiliknya sangat tekun dalam memelihara kebunnya. Lalu dia ditimpa cobaan berupa masa tua yang mengakibatkan dia menjadi lemah dan malas untuk memelihara dan mengurus kebunnya. Dia memiliki anak keturunan yang pemalas dan tidak ada kemauan untuk membantu orang tuanya untuk mengurus kebun sedangkan kebun itu adalah sebagai sumber penghidupan mereka. Dalam keadaan yang demikian itu kebunnya tertimpa angin topan yang membumbung tinggi di udara dan di dalamnya mengandung api maka terbakarlah kebun tersebut. Begitulah yang terjadi bagi orang yang menapaki masa tuanya kemudian menjadi sedih, menyesal dan mati dalam penyesalannya. Demikian juga bagi orang yang beramal karena mengharap ridha Allah posisinya seperti orang bercocok tanam mengharapkan tanamannya tumbuh dan berbuah dan itu berlangsung terus menerus sampai ia mendapatkan dari pekerjaannya tersebut hasil yang baik dan melimpah. Sedangkan perumpamaan amalan-amalan yang merusak adalah seperti angin topan yang mengandung api di dalamnya. Seorang hamba selayaknya untuk dapat mencari keselamatan bagi amal-amalnya apabila telah mati maka tidak dapat lagi memperbaikinya lalu ia mendapati amalnya menjadi lenyap seperti debu beterbangan.”

(Taisir Al-Karim ar-Rahman fi Tafsir Kalaamil Mannaan oleh Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’di, hal. 114, cet. Muassassah ar-Risalah, th. 1423 H).

Mayang Pohon Kurma ( Thal ) Dengan Madu Murni Asli Lebah

Khasiat Madu Mayang KurmaMayang pohon kurma adalah buah yang baru tumbuh. Bagian kulit mayang kurma ini disebut kufurra. Ada dua jenis mayang kurma; jantan dan betina. Proses reproduksi pohon kurma membutuhkan pemindahan serbuk sari, yang merupakan bibit jantan seperti bubuk halus untuk ditempatkan pada bibit betina. Proses ini dinamakan ta’bir ( pengawinan ).

Khasiat madu mayang kurma sangat banyak. Beberapa khasiat madu mayang kurma adalah

1. Khasiat Madu Mayang Kurma Untuk Cepat Hamil.

Dengan minum ramuan madu dan mayang kurma maka, akan dapat meningkatkan gairah seksual dan meningkatkan hormon reproduksi pada seorang wanita sehingga akan memudahkan dan mempercepat kehamilan pada wanita. Selain itu khasiat madu mayang kurma juga dapat menguatkan rahim. Khasiat madu mayang kurma hampir mirip dengan khasiat madu kulit kayu manis untuk cepat hamil.

Cara penggunaan madu mayang kurma untuk cepat hamil dan kesuburan wanita adalah : Campurkan 1 sendok mayang kurma dengan 2 sendok makan madu murni mentah asli lebah dan larutkan dalam air dingin (jangan air panas). Kemudian minum ramuan resep madu mayang kurma tersebut 2 kali sehari. Untuk hasil yang bagus minum selama 3 bulan berturut-turut dan perikasakan kondisi kesuburan setiap satu bulan sekali untuk mengetahui peningkatan kesuburan anda.

2. Khasiat Madu Mayang Kurma Untuk Sperma

Dengan rajin dan rutin konsumsi madu mayang kurma maka dapat menstimulasi atau merangsang produksi sperma dan menguatkan gairah seksual.Jika kwalitas dan kwantitas / jumlah sperma setiap kali ejakulasi sedikit maka, dapat ditingkatkan dengan rutin konsumsi madu mayang kurma. Cukup konsumsi setiap hari 1 sendok makan mayang kurma dengan 3 sendok makan madu murni mentah asli lebah selama minimal 1bulan untuk hasil yang optimal. Jika kesuburan pria sudah baik maka, cukup konsumsi maksimal 1-3 kali dalam satu minggu.

3. Khasiat Madu Mayang Kurma Untuk Perut Dan Darah

Madu sendiri bersifat panas dan lembab. Kombinasi yang tepat antara madu dengan mayang kurma akan meniadakan efek negatif dari mayang kurma. Tetapi, tetap jangan berlebihan karena apapun yang berlebihan tidak bagus.

Mayang pohon kurma bersifat dingin dan kering pada tingkatan kedua, menguatkan perut dan mengeringkannya, serta menenangkan darah yang bergejolak tetapi sulit untuk dicernak. ALLAH Ta’ala menyebutkan thal (mayang kurma) dalam firman-NYA,….dan pohon kurma yang tinggi-tinggi yang mempunyai mayang yang bersusun-susun.(Surah Qaf:10).

Hanya orang-orang yang memiliki metabolisme panas yang cocok untuk mengkonsumsi mayang pohon kurma. Orang yang memakan mayang pohon kurma ini seharusnya menyertainya dengan memakan makanan yang manis seperti madu.

Mayang pohon kurma dapat menimbulkan sembelit tetapi dapat memperkuat usus seperti halnya fungsi dari pati, tunas dan putik pohon kurma. Makan mayang pohon kurma dalam jumlah yang banyak dan berlebihan dapat membahayakan perut dan dada serta dapat menyebabkan mencret ( diare ). Untuk mencegah efek samping diare maka dapat dengan memakan mayang pohon kurma bersamaan dengan mentega dan makanan manis seperti madu.

Daftar Pustaka :

  • Kupas Tuntas Khasiat Kurma Berdasarkan Al-Qur’an Al-Karim, As-Sunnah Ash-Shahihah dan Tinjauan Medis Modern, Penulis Zaki Rakhmawan, Pengantar Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Penerbit Media Tarbiyah – Bogor, Cetakan Pertama, Dzul Hijjah 1426H
  • Alfiyanah, Ishmah.2006. Analisis Buah Kurma (Tinjauan Kimia dan  Islam) .Yogyakarta:UIN Sunan Kalijaga
  • Ibnul Qayyim Al Jauziyyah,2002, Thibbunnabawi, Beirut: Dal Al Kutub Al-Ilmiah

Artikel Terkait :

Related posts