Cara Tes Ketahui Madu Murni Mentah Asli Lebah

Artikel lengkap Tes madu asli/Cara menguji keaslian madu/Cara membedakan madu asli dan tiruan, sintetis, campuaran/Uji modern dan tradisional madu murni.

BEBERAPA CARA TES KETAHUI MADU MURNI MENTAH ASLI LEBAH TRADISIONAL DAN MODERN

Karakteristik atau sifat-sifat yang nampak pada madu berbeda-beda tergantung pada jenis atau asal nektar bunga yang dikumpulkan oleh lebah. Dari perbedaan asal nektar bunga tersebut akan menghasilkan warna madu, rasa madu, kekentalan madu, aroma madu yang berbeda-beda pula.

Cara Tes Ketahui Madu Murni Mentah Asli Lebah

Secara fisik (dilihat langsung dengan mata biasa) madu murni mentah asli lebah dengan madu campuran, madu tiruan/madu sintetis, madu formulasi/madu herbal adalah sama.

Tetapi setelah diteliti lebih lanjut dan detail, Maka akan muncul banyak perbedaan yang mendasar.

Pada pembahasan artikel sekarang ini kita mencoba membantu pembaca dan pengunjung website rumahmadujogja.com untuk dapat mengetahui dan mempelajari bersama-sama tentang "cara tes ketahui madu murni mentah asli lebah" baik cara test tradisional dan atau cara test madu yang modern.

Ciri-ciri madu asli , Bagaimana cara membedakannya? Ini adalah pertanyaan yang sering ditanyakan terutama yang baru mengenal "madu". Adakah cara membedakan madu asli dan madu palsu PALING PASTI (akurat)? Jawab: ADA. 

Cara Test Tradisional Madu Murni Mentah Asli Lebah

Cara untuk mengetahui madu asli atau madu palsu yang paling mudah, murah adalah dengan "cara tradisional". Cara tradisional disini adalah cara yang turun-temurun diwariskan kepada anak cucu "uyut""anggah" ....

Kebanyakan cara tradisional untuk ketahui madu asli dan madu palsu ini berdasarkan dari pengalaman pribadi ("imu titen"). Dan yang harus Anda perhatikan ketika menguji (mengetes) madu dengan cara tradisional ini adalah "CARA TRADISIONAL TES MADU ASLI MURNI MENTAH" TIDAK BISA MEWAKILI dan membuktikan dengan 100% PASTI UNTUK SEMUA MADU LEBAH. Karena, disana ada berbagai macam jenis madu dengan karakter yang berbeda-beda pula. FAKTA: Ada satu cara berhasil untuk menguji madu jenis tertentu dan tidak berhasil untuk jenis yang lainnya

Berikut ini adalah cara menguji keasalian madu yang sudah cukup dikenal di masyarakat Indonesia: 

1. Cara Uji Tradisional Madu Dengan Koran/Kertas

Cara test/tes uji tradisional madu dengan menggunakan kertas koran ini sudah lama diketahui dan menyebar luas hampir di pelosok negeri Kita ini. Mungkin saja cara tes madu asli dengan kertas koran/kertas tisu ini cocok untuk mengetahui madu mentah yang asli lebah berkualitas bagus.

Dengan cara meneteskan madu yang masih mentah (nonproses) pada selembar kertas koran/kertas tisu, maka diyakini (untuk yang meyakini) bahwa madu tersebut dikatakan MADU ASLI jika madu itu lebih sulit dan atau lama terserap oleh kertas koran.

Tetapi, FAKTA dari hasil UJI TRADISONAL ini adalah pada madu tiruan dan campuran juga dapat sulit meresap di kertas apabila  madu tiruan, madu campuran atau madu oplosan tersebut bertekstur kental. Bahkan kami juga menguji "kecap" juga sulit meresap di kertas koran. 

Maka perhatikan kadar kekentalan madu yang anda beli, jika terlalu kental hendaknya waspada ! Madu hutan dan ternak yang masih mentah (unpasteurized, uncooked) dari indonesia tidak akan terlalu kental.

2. Cara Test Tradisional Madu Dengan Belerang Korek Api

Dengan cara mengoleskan dan atau merendam  batang kepala ( belerang ) korek api dengan madu. Jika madu tersebut adalah MADU ASLI LEBAH, maka setelah berselang minimal satu jam, korek api akan tetap bisa menyala.

Cara tes madu asli dengan korek api (belerang) ini juga sering Kami temui dipraktekan oleh penjual madu keliling madu yang sering mangkal di pasar rakyat. Kami dan team Kami juga sudah ketemu dengan orang-orang yang sama ini di pulau jawa dan sumatera. Dan madu yang dijualpu juga murah, waktu itu coba beli 2 [email protected] (hutan dan ternak) untuk dicek leb madunya dan hasilnya .... (silahkan Anda uji lab sendiri saja, bagaimana kandungan Enzim Diatase-nya ADA/TIDAK dan HMF-nya bagaimana)

Entah sejak kapan cara menguji madu asli atau palsu dengan memakai batang korek api yang ada belerang di ujungnya ini dipraktekan dan menyebar luas pula di Indonesia. Tetapi, yang jelas kami sudah mengetahui cara ini sejak sebelum internet populer dan murah seperti sekarang (± 20 tahun lalu)

INFO TAMBAHAN: Sebuah perusahaan perlengkapan kegiatan outdoor asal Washington, UCO, telah menciptakan korek api idaman para petualang hingga perokok. Bagaimana tidak, setiap batang korek api kayu ini tetap bisa menyala meski terkena air. Korek api bernama UCO Stormproof Matches itu dibuat dengan teknologi canggih dan lapisan pelindung khusus. Lapisan unik yang komposisinya dirahasiakan UCO itu akan tetap terbakar setiap terkena oksigen, asalkan sebelumnya sudah dinyalakan. Setelah api keluar dari setiap batang korek, api itu seakan-akan tidak bisa dimatikan. Bukan hanya air, bahkan setelah dipendam di dalam tanah dan lumpur pun, korek itu akan menyala kembali bila terkena udara. 

Cara test madu dengan belerang korek api ini juga dapat dipalsukan untuk membuat madu tiruan agar kepala belerang korek api dapat tetap menyala dengan cara mencampurkan madu dengan spritus. Untuk mengetahui madu dicampurkan spritus, Anda dapat membakar langsung madu yang akan Anda test. Jika madu yang ditest terbakar maka, dapat dipastikan madu dicampurkan spritus.

KESIMPULAN CARA TES MADU ASLI DENGAN BATANG KOREK API (belerang): Dari beberapa madu yang kami uji sendiri yang telah dipastikan keasliannya lagi dengan Uji Lab (meskipun ikut juga saat panen dan prosesnya) maka, diperoleh hasil uji bahwa Semua batang korek api biasa tetap dapat menyala dengan baik setelah dicelupkan sebentar didalam madu. Tetapi ketika direndam lama di dalam madu (±30menit) batang korek api lebih sulit untuk menyala dan perlu beberapa kali uji coba.

3. Cara Test Tradisional Dengan Kuning Telur

cara uji tes madu asli dengan kuning telurDengan cara mencampur 1-2 sendok makan madu dengan kuning telur ayam mentah.

Jika kuning telur jadi mengental atau mengkristal berbiji atau matang maka madu tersebut adalah madu asli lebah.

Tetapi, cara test tradisional madu seperti ini dapat dipalsukan dengan cuka ( atau bahan lain yang memiliku kadar asam cukup tinggi ) karena kuning telur juga dapat menjadi matang atau setengah matang dengan mencampurkan madu palsu/sintetis dengan zat asam. Madu campuran ( yang terasa asam yang tidak alami ) juga dapat demikian .

Madu tiruan yang dicampur cuka juga demikian. Mengkristalnya kuning telur dapat di palsukan dengan asam dari cuka .Hal itu akan berbeda jika madu teersebut tidak asam apalagi asamnya dengan alasan telah terjadi fermentasi.

4. Cara Tes Tradisional Madu Dengan Kantong Plastik

Simpan madu di dalam kantong plastik dan tutup dengan rapat. Dipercaya jika madu asli akan menggembung dan menghasilkan gas.Cara ini cocok untuk tes madu mentah atau tidak.

Fakta yang umum tentang menggembungnya wadah plastik tempat madu disimpan yaitu menunjukkan bahwa madu tersebut telah rusak dan terjadi fermentasi. Madu yang cepat atau mudah terjadi fermentasi menujukkan jeleknya kualitas madu tersebut dan atau sebagai petunjuk baru bahwa madu itu adalah madu campuran/palsu. Madu murni mentah seharusnya tidak menjadikan madu fermentasi karena madu juga mengandung zat antijamur, anti bakteri/virus.

Baca Juga : Perbedaan Madu Mentah dengan Olahan

Fermentasi jarang atau sulit terjadi pada madu dengan kadar air dibawah 22% dan kadar glukosa dan fruktosa di atas 83%. Madu yang asli lebah, mentah, jika baru saja di panen juga dapat mengeluarkan gas dan berbusa setelah di tuang di wadah yang baru atau baru ditiriskan dari sarang Tetapi, gas yang di timbulkan tidak sebanyak dan sama dengan pada madu yang telah rusak karena fermentasi.

Dan busa pada madu asli lebah yang murni, mentah, alami bukanlah atau tidak sama dengan busa madu yang telah terjadi fermentasi ( rusak karena berbagai “faktor” ).

Busa madu yang baru saja ditiriskan kemudian di tuang di wadah-wadah baru tersebut adalah enzim-enzim lebah yang sangat bermanfaat yang biasanya hilang atau terbuang dengan penyaringan berulang-ulang pada pemanenan madu atau cara pengambilan madu dari sarang yang kurang tepat.

Perbedaan gas yang dihasilkan antara madu mentah dan madu fermentasi adalah ; Jika madu mentah gas muncul banyak ketika madu masih baru (belum lama dipanen) dan akan segera mereda/menghilang ketika madu sudah semakin lama di simpan (tidak di guncang/di kocok-kocok).

Tetapi, jika madu mentah tersebut di kocok gas dapat muncul kembali. Sedangkan gas yang muncul pada "madu" yang  fermentasi maka, gas tersebut semakin lama semakin banyak jumlahnya dan rasa madu juga akan semakin asam dan encer. Cara no.4 dapat menjadi cara tes ketahui madu murni mentah asli lebah yang bagus.

5. Cara Tes Tradisional Madu Dengan Air

Cara test madu dengan air sangat cocok untuk mengetahui madu mentah asli yang berkualitas. Dengan mencampurkan madu dengan air. Madu asli lebah jika di tuangkan langsung ke dalam gelas bening berisi air bening maka, madu tidak akan langsung bercampur dengan air tetapi mengendap di dasar gelas. Dan mengenai cepat-lambatnya keruh dan tidaknya air bening ( air putih ) tersebut dipengaruhi juga oleh kwalitas madu yang di uji.

Madu murni mentah asli lebah tidak akan langsung menyatu dengan air karena memiliki larutan yang stabil. Madu mentah yang murni juga terlihat tidak akan terlalu kental seperti madu palsu dan madu pasteurisasi (madu oven). Cara no.5 dapat menjadi cara tes ketahui madu murni mentah asli lebah yang bagus.

Tetapi, untuk madu unfilter (tanpa saring micro) kadang terlihat keruh karena pengaruh bee pollen /serbuk lebah. Untuk madu yang unfilter yang dituangkan ke dalam air ini yang menjadi keruh karena pollen akan segera jernih kembali dan pollen mengendap (berupa butir-butir halus) di dasar gelas.

6. Cara Tradisional Test Madu Dengan Piring

Cara test madu asli lebah dengan menggunakan piring adalah dengan cara menuangkan madu asli lebah di piring kaca bening atau putih kemudian tuangkan air lalu goyang-goyangkan air tersebut maka, madu yang diyakini asli lebah akan membentuk sarang lebah atau seperti sarang ( hexagonal ). Cara lain yang mungkin mudah dilakukan adalah sama seperti di atas, namun piringnya tidak digoyang-goyang. Cukup didiamkan saja.

Madu asli yang memiliki kadar air rendah tidak akan membuat air di piring menjadi keruh. Sedangkan madu yang telah dicampur atau madu buatan perlahan-lahan akan membuat air menjadi keruh. Kandungan air alami pada madu mentah asli lebah akan meniru bentuk sarang lebah (segi enam) jika bereaksi dengan air tambahan dan atau dilihat dibawah mikroskop. Cara no.6 dapat menjadi cara tes ketahui madu murni mentah asli lebah yang bagus.

KESIMPULAN: Berdasarkan pengetasan Kami untuk ketahui madu asli dengan piring ini diperoleh hasil bahwa MADU CAMPURAN dan MADU TIRUAN (baik yang kental dan encer) juga dapat membentuk seperti sarang lebah ketika dituangakan ke dalam piring kaca dan ditambahkan sedikit air. Tetapi setelah selang waktu ± 1jam bentuk menyerupai sarang lebah pada MADU CAMPURAN dan MADU TIRUAN lambat laun dan lebih cepat memudar dari pada MADU ASLI LEBAH (baik yang proses dan nonproses). Bentuk menyerupai sarang lebah pada MADU ASLI LEBAH ini jika dilihat akan lebih jelas dan tegas bentuk segi enamnya dari pada MADU CAMPURAN/MADU PALSU.

7. Cara Test Tradisional Madu Dengan Lilin

Dengan menuangkan madu di atas sendok dan memanaskannya diatas lilin. Di percaya jika madu asli maka buih pada madu asli akan mendidih dan meluber hingga keluar dari sendok yang dibakar di atas lilin tersebut. Dan apabila madu tersebut palsu, tiruan atau campuran maka meski madu bergejolak namun tak akan pernah meluber dari sendok.

Selanjutnya dinginkan madu selama beberapa menit, kemudian tarik madu dengan sebatang lidi. Madu asli bila ditarik keatas, teksturnya akan tetap lembut sehingga tidak bisa mengeras dan tidak dapat membentuk benang. Madu palsu bila ditarik keatas, maka akan terbentuk benang kaku yang menyerupai kawat tipis yang mudah patah.

Bagaimana penjelasan ilmiah mengenai cara pengujian dengan cara di bakar saya sendiri belum mengetahuinya. Tetapi fakta-fakta yang saya peroleh langsung dari pelanggan madu yang saya jual untuk madu hutan sumatera lulus dengan cara ini. ( pengujian di lakukan oleh beberapa pelanggan saya langsung dan mereka yang memberi kesaksian tanpa saya minta )

8. Cara Test Tradisional Dengan Lemari Es

Ambil dan simpanlah madu dalam freezer atau lemari es, madu yang asli lebah tidak akan membeku, walau akan menjadi lebih kental tetapi tidak beku atau padat.

Tetapi dari Fakta hasil uji langsung madu campuran juga sulit membeku, salah satu sebabnya kadar gula tinggi dan kadar air yang rendah. Tergantung pula bahan yang dipakai untuk membuat madu palsu ini.

Maka perhatikan kekentalan madu yang anda beli. Pada madu asli lebah yang disimpan di freezer biasanya akan mengalami granulasi atau viskositas. Granulasi yaitu proses pembentukan butiran-butiran kecil ( kristal ) yang berisi cairan sel akibat kristalisasi glukosa monohidrat ( dekstrosa ).

Madu yang telah mengkristal masih dapat di konsumsi dengan dipanaskan diatas api, meskipun enzim-enzim lebah dan beberapa zat alami lainya dapat menjadi rusak dan khasiat madu menjadi berkurang dari sebelumnya.

Baca Juga: Membongkar Mitos Tentang Madu Mengkristal

Viskositas adalah derajat kekentalan suatu zat yang dipengaruhi oleh dua zat yang berbeda kekentalan, suhu dan koloid. Akibat viskositas ini maka dapat mengakibatkan madu yang disimpan dalam suhu kamar dapat menjadi lebih kental atau lebih encer sesuai kandungan air dan glukosa dalam madu yang bereaksi. Maka telitilah dalam memilih, waspada dan cari penjual yang amanah dan jujur.

9. Cara Test Tradisional Dengan Di Kocok

Kocoklah selama beberapa menit kemudian biarkan beberapa saat. Maka madu asli dan murni dari lebah akan mengeluarkan butir-butir buih secara merata, lalu butir-butir buih itu bergerak perlahan ke atas.

Busa dan udara yang terbentuk akan naik dan mendorong tutup botol sehingga ketika tutup botol dibuka akan terdengar suara letupan kecil disebabkan dorongan busa dan udara tadi.

Busa yang timbul pada madu asli lebah akan lebih banyak jika madu tersebut masih segar ( baru saja di ambil, ditiriskan dari sarang lebah-nya ), Hal ini karena enzim-enzim alami lebah yang masih sangat aktif sehingga tampak belum stabil.

10. Cara Test Tradisional Dengan Yodium

Campurkan 4 tetes yodium tincture dengan 25 tetes madu dalam botol kecil yang bening. Lalu kocok hingga rata. Bila warnanya menghitam kebiru-biruan, bisa dipastikan madu tersebut terbuat dari gula.

Sebab gula mengandung amilum yang apabila di campur dengan yodium maka akan berubah warna menjadi biru ( kehitaman ). Pada madu asli maka warnanya akan berubah menjadi gelap kemerah-merahan.

11. Cara Test Tradisional Dengan Sendok Madu

cara ketahui madu asli dengan sendok maduSiapkan madu yang akan di test di dalam toples plastik. Siapkan sendok khusus untuk madu yaitu; sendok yang baiasanya berbentuk bola oval dan terbuat dari bahan kayu.

Cara test madu dengan sendok madu adalah anda cukup celupkan sendok madu tersebut ke dalam madu di dalam topeles kemudian angkat sendok madu anda dan lihat bagaimana fakta : Jika madu yang anda test adalah madu asli lebah maka, madu akan jatuh dari sendok madu secara mengalir/tidak putus-putus.

Dan hal ini akan terlihat berbeda pada madu tiruan/madu sintetis. Cara ini sangat cocok untuk membedakan madu asli dan madu palsu, Tetapi akan lebih bagus jika dikombinasikan dengan cara test tradisional lain di atas.

12. Cara Test Tradisional Dengan Di Jemur

Ambil beberapa sendok makan madu yang akan anda test dan siapkan di dalam wadah plastik (tutup plastik,piring kecil,dll). Kemudian jemur madu yang akan anda test di bawah terik matahari langsung.

Jika madu yang anda test adalah madu asli lebah maka, madu tersebut tidak akan menjadi kering seperti yang terjadi pada madu sintetis/madu tiruan.

Mengapa demikian ? Karena madu asli lebah memiliki sifat menyerap air di sekitar madu tersebut. Sifat menyerap air inilah yang menjadikan madu tidak mengering seperti yang terjadi pada madu sintetis.

Baca Juga: Kandungan Air Alami Madu Asli Lebah

Untuk madu campuran jika dijemur biasanya tekstur akan berubah mengental tetapi larutan madu terlihat mengumpal-gumpal dan tidak menyatu sebagai larutan yang sempurna. Hal ini akan berbeda pada madu asli lebah meskipun kadang terlihat menjadi lebih kental karena kandungan air alami madu yang menguap tetapi, madu asli tidak akan menjadi kering dan tekstur larutan madu tetap terlihat sempurna.

Demikian cara tes ketahui madu murni mentah asli lebah dengan cara test tradisional. Tetapi, cara-cara tersebut bukanlah cara baku atau utama yang dengan pasti dapat menentukan keaslian dan kemurnian madu.

Anda dapat menggunakan metode atau cara tersebut sebagai deteksi awal ( indikator awal ) untuk mengetahui asli murni suatu madu dan mengurangi resiko tertipu dan terbeli madu tiruan dan campuran ( oplosan ).

Cara Test Modern Ketahui Madu Murni Mentah Asli Lebah

Cara untuk mengetahui keaslian madu secara ilmiah misalnya :

Dengan analisis karbon, analisis mikroskopis, analysis hydroxymethylfurfural, analisis polaritas cahaya dan terakhir tes keasaman.

Dari lima cara tersebut, empat yang pertama harus menggunakan alat bantu yang cukup mahal harganya dan keahlian tertentu. Jadi, tidak semua orang bisa melakukannya.

Sedangkan tes keasaman, merupakan tes yang terbilang relatif mudah dan tidak mahal. Tapi, masih tetap memerlukan pengetahuan tentang madu yang mendalam. Jika tidak, tetap akan sulit membedakan mana madu asli, madu campuran, dan madu buatan.

Madu palsu biasanya memiliki pH 2,4-3,3 atau di atas 5, sedangkan madu asli mempunyai pH 3,4-4,5. Untuk mengetahui lebih lanjut dapat dilakukan uji kandungan madu di laboratorium.

Di Indonesia ada standart untuk menguji madu. Standar ini meliputi acuan normatif, istilah dan definisi, persyaratan mutu, pengambilan contoh, cara uji, syarat lulus uji, higiene, penandaan dan pengemasan untuk madu. (SNI 01-3545-2004).

Dibawah ini adalah sebagian contoh tabel syarat mutu madu

Di laboratorium madu palsu akan sangat mudah diketahui. Jika mengacu pada Standar Nasional Indonesi 3545-2004 maka  ukuran hasil analisa kandungan HMF (5 hydroxy methyl furfural) dengan jumlah maksimum 3mg/100 gr, kadar air maksimum 22%, aktivitas enzim diastase min.3 serat rasio kalium dan Natrium adalah sekitar 4, kadar gula (Fruktosa dan glukosa) min. 65%. HMF merupakan hasil pemecahan glukosa dan fruktosa.

Cara yang paling bagus untuk mengetahui MADU ASLI dari hasil uji lab adalah ada dan tidaknya kandungan Enzim diatase.

Namun, anda jangan khawatir untuk bisa mendapatkan madu asli dipasaran. Pastikanlah bahwa perusahaan yang memasarkan madu berani memberikan jaminan 100% terhadap keaslian atau kemurnian madu.

Kemudian ditinjau dari harga, madu asli yang berkualitas memiliki harga yang cenderung tinggi. hindari membeli madu yang harganya murah. Belilah madu hanya di tempat-tempat yang dapat dipercaya.

Seperti produk madu yang kami jual dan distribusikan di rumahmadujogja.com ini, kami selalu berusaha menjaga dan memastikan kualitas madu yang dijual. Diantara cara tersebut adalah dengan melakukan Uji Lab berkala dan rutin untuk produk madu yang telah dipanen. Meskipun sudah jelas diawasi oleh team kami ketika panen hingga pengemasan sampai pelabelan maka, uji labolatorium adalah sebagai bukti ilmiah.

Uji Enzim Diastase

Aktifitas enzim diastase ini sering kali dijadikan acuan (indikator) utama tentang ke aslian, kemurnian pada produk madu yang di uji lab. Ada 2 hasil uji yaitu kualitatif dan kuantitatif. Karena enzim diastase yang sensitif terhadap panas maka, sering kali pula kadar enzim ini tidak terdekti pada madu olahan baik pengeringan, pemasakan dan penyaringan ultra.

Enzim diastase adalah enzim yang mengubah karbohidrat kompleks (polisakarida) menjadi karbohidrat yang sederhana (monosakarida). Enzim diastase harus memberikian hasil positif sesuai dengan SNI 01-3545-1994.

Madu asli akan memiliki kandungan Enzim lebah ini. Dan ini adalah parameter utama yang dipakai untuk memastikan keaslian suatu contoh madu yang diuji. Karena enzim diastase ini tidak bisa dipalsukan dan ditiru. Jadi jika Anda membeli madu dan menguji lab sendiri dan tidak ditemukan adanya aktifitas enzim diastase maka dipastikan "madu yang Anda beli dan tes adalah madu palsu" !

Uji HMF (hydroxymethylfurfural)

HMF (Hydroxy Methyl Furfuraldehyde) digunakan sebagai indikator perubahan karena pemanasan dan penyimpanan pada madu.

Peningkatan suhu akan mempercepat pembentukan HMF. HMF terjadi secara alami pada beberapa madu dan kadar HMF biasanya akan meningkat karena lama penyimpanan dan perlakuan pemanasan pada madu.

Madu asli yang baru saja diambil dapat merubah kadar HMF. Madu ini biasanya memiliki kadar dibawah 1 mg/kg namun dapat terus meningkat apabila suhu sekitar mencapai 20°C. Suhu pada sarang lebah dapat mencapai 40°C selama musim  panas, dan biasanya kadar HMF menjadi lebih dari 1 mg/kg namun kurang dari 10 mg/kg.

HMF bukan suatu kandungan yang merugikan. Beberapa jenis gula memiliki kadar HMF 10 hingga 100 kali lebih tinggi daripada madu. Beberapa makanan yang mengandung pemanis buatan berkadar fruktosa tinggi (seperti minuman bersoda) memiliki kadar HMF antara 100 hingga 1.000 mg/kg.

HMF juga digunakan sebagai indikator pengujian madu palsu yang mengandung tambahan sirup (sirup yang terbuat dari glukosa dan fruktosa).

Kadar HMF pada madu murni memiliki kadar yang rendah, namun jarang yang melebihi 10 mg/kg. Tingginya kadar HMF menandakan pemanasan yang berlebihan selama proses ekstraksi.

Beberapa negara menetapkan kadar maksimal HMF sebesar 40 mg/kg. Namun untuk madu yang berasal dari daerah tropis menetapkan kadar HMF tidak boleh lebih dari 80 mg/kg. Hal ini dikarenakan pembentukan HMF yang tergantung dari pH dan suhu.

Tingginya kadar HMF pada madu asli dari daerah tropis hampir sama dengan madu palsu, hal ini akan mempersulit untuk membedakan madu murni dan madu palsu dengan menggunakan pengujian kadar HMF saja. ⇒ Jadi, jika Kamu membeli madu mentah dan ketika di uji lab ternyata kandungan HMF tinggi maka, bisa jadi itu adalah madu proses (pasterurisasi/condenced) atau madu tersebut tidak disimpan dengan baik dan benar.

Penyebab Kadar HMF Meningkat

Faktor penyebab meningkatnya kadar HMF pada madu yaitu masa penyimpanan yang lama pada suhu tinggi dan terlalu lama dalam pemananasan madu. Hal ini akan meningkatkan kadar HMF 30-40 mg/kg, terkadang melebihi 100 mg/kg.

Madu yang memiliki kadar HMF yang tinggi dapat berarti madu tersebut terlalu lama dalam penyimpanan atau termasuk dalam madu palsu.

Kondisi penyimpanan madu dapat meningkatkan kadar HMF karena tingginya suhu yang mampu memacu pengendapan HMF sehingga akan meningkatkan kadar HMF.

Namun, penyimpanan madu dalam lemari pendingin mampu mencegah meningkatnya kadar HMF pada madu. Kadar HMF pada madu merupakan salah satu indikator penentu kesegaran madu asli. Pengujian kadar HMF merupakan metode yang selalu digunakan untuk menguji kesegaran dan keaslian madu.

Metode Untuk Mengetahui Kadar HMF

Ada 3 metode yang dapat digunakan untuk mengetahui kadar HMF.

  1. Metode “The Winkler”. Metode ini menggunakan photometric dan sering digunakan di Jerman. Metode “The Winkler” juga sudah terdaftar di AOAC dihapus beberapa tahun yang lalu karena menggunakan bahan yang mengandung karsinogenik.
  2. Pengukuran langsung menggunakan absorbansi HMF pada panjang gelombang 284 nm.
  3. HPLC Method. Menggunakan pengukuran dengan absorbansi pada panjang gelombang 284 nm. Metode ini baru saja didaftarkan pada AOAC namun langsung terkenal dan tersebar luas.

Cara Mudah Ketahui Madu Asli Murni

3 Cara Mudah Ketahui Madu Asli Murni :

1.—Ada izin jaminan kemananan pangan yang jelas dari pihak yang berwenang seperti Din.Kes (P-IRT) dan atau BPOM . ⇒ untuk memastikannya No.Sertifikasinya valid/benar maka, cek nomor tersebut baik offline / online. Mengapa ? Karena tidak sedikit no.keamanan pangan yang dicantumkan adalah nomor viktif (palsu) terutama untuk produk jamu/herbal !

2.—Ada cotoh hasil uji lab. Hasil uji lab selalu diperbarui dan dilakukan berkelanjutan setiap kali madu yang baru dipanen/diperoleh.

3.—Ada GARANSI UANG KEMBALI dari produsen madu , JIKA TERBUKTI ILMIAH TIDAK 100% MADU ASLI .

Itulah artikel singkat tentang cara untuk mengetahui (tes) tradisional dan modern (ilmiah/ujilab) madu asli murni mentah alami. Semoga bermanfaat dan jangan lupa dishare ya ....


Daftar Pustaka :
  • Ansori, F. M. 2002. Studi keakuratan beberapa cara uji keaslian madu. Skripsi Jurusan Teknologi Hasil Ternak, Fakultas Peternakan, IPB. Bogor.
  • Harli, M. 2001. Madu : yang asli dan yang palsu. http://id.shvoong.com.[20 Mei 2012].
  • Kartini, A. 1986. Komposisi kimia berbagai jenis madu Indonesia. Prosiding Lokakarya Pembudidayaan Lebah Madu untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat. Sukabumi, 20-22 May 1986. Perum Perhutani, Jakarta.
  • Masun, Sadyi,M,.Jeli Memilih Madu, Penerbit: Adicita Karya Nusa,2005.
  • Sarwono,B., Lebah Madu, Jakarta: Agro Media Pustaka,2001.
  • Suranto, Adji,dr, SPA,. Terapi Madu, Jakarta: Penebar Swadaya,2007.
  • Sihombing,D.T.H., “Ilmu Beternak Madu”, Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada Press,1999
  • Warisno,. “Budidaya Lebah Madu,” Yogyakarta: Penerbit Kanisius, 1996.
  • Winarno,F.G, Madu,Teknologi, Khasiat dan Analisa, Jakarta: Ghalia Indonesia, 1982.

Artikel Terkait :

Related posts