Cara Mendapatkan Manfaat Lebih Madu

Cara Mendapatkan Manfaat Lebih Madu

Cara mendapatkan manfaat lebih madu adalah berkaitan dengan cara memakan atau cara mengkonsumsi madu. Manfaat madu mentah (raw honey) sudah jelas dan banyak dibuktikan kandungan dan manfaat madu tersebut dari berbagai penelitian modern serta literatur-literatur kuno. Banyak rahasia kesehatan dan panjang umur dari pendahulu kita yang rata-rata menggunakan madu sebagai nutrisi alami mereka.

Abu Faras dalam kitabnya “Sejarah Bangsa-Bangsa” menyebutkan bangsa di Kurdistan ditakdirkan sehat & panjang usia dengan minum madu.

Dr. WIG Sackett, seorang ahli bakteri dari akademi pertanian Colorado, AS menemukan bahwa madu dapat menghambat serta membunuh bakteri penyakit.

Cara Mendapatkan Manfaat Lebih Madu

Jika anda ingin mendapatkan manfaat dahsyat/luar biasa dari madu asli lebah maka, perhatikanlah cara minum madu dan waktu konsumsi serta takaran/dosis minum madu yang tepat. Meminum madu yang baik adalah ketika perut sedang kosong dan sangat dianjurkan ketika pagi hari yakni ketika tubuh sedang membutuhkan pasokan energi. Rekomendasi konsumsi madu harian adalah antara 50 – 100 gram setiap hari. Meskipun kebutuhan setiap orang dapat berbeda-beda sesuai aktifitas dan berat badan. Ada 2 cara utama konsumsi madu untuk mendapatkan manfaat lebih (luar biasa) dari Madu yaitu:

1.—Dengan Diminum Langsung

Anda bisa mengikuti cara Rasulullah minum madu yaitu dengan cara meminum madu secara langsung dan melumerkannya di mulut sehingga madu bercampur dengan air liur. Bahwa Nabi mengambil madu lalu mengulum di mulutnya hingga lumer ketika bercampur dengan air liur. Secara ilmiah cara ini menjelaskan bahwa madu yang mengandung fruktosa lebih baik dicampur dengan air liur agar mudah larut dan dicerna oleh lambung. Cara ini juga cocok untuk terapi pengobatan maag dengan madu.

2.—Dengan Dilarutkan Air

Cara lainnya adalah dengan mencairkan madu menggunakan air, karena madu asli akan lama dan lambat diserap tubuh yakni sekitar 15 jam. Sedangkan madu yang sudah dicairkan(dilarutkan di dalam air) akan cepat bereaksi, yakni hanya butuh waktu sekitar 30 menit. Mengkonsumsi madu di pagi hari bisa mencegah seseorang terkena sakit maag. Cara makan madu dengan dilarutkan air ini juga memiliki banyak manfaat.

Hal ini seperti Rasulullah Sholollohu ‘alayhi wasalam yang “Pada pagi hari perut kosong karena Nabi makan malam ringan sekitar jam 8 malam. Madu dapat melapisi dinding lambung sehingga Nabi tidak terkena maag.

Takaran Minum Madu

Takaran Ideal Minum Madu

Penelitian ilmiah madu telah membuktikan bahwa jumlah konsumsi madu yang paling baik untuk orang dewasa adalah 100 gram sampai 200 gram sehari untuk beberapa kali pengambilan/makan madu, yaitu 30 s/d 60 gram pada waktu pagi, 40 s/d 80 gram di waktu siang dan 30 s/60 gram di waktu sore

Harap gunakan takaran yang direkomendasikan dan dicampur dengan air hangat  atau air biasa sebanyak satu gelas agar mendapatkan manfaat lebih madu. Atau anda dapat mengkombinasikan dengan cara memakan langsung madu dengan tanpa dilarutkan dengan air.

PERHATIKAN! Jangan menuangkan/mencampurkan madu mentah (raw honey) murni pada air panas, sebab akan merusak enzim dan menghilangkan khasiat madu. Memasak/ memanasi madu juga akan mengurangi manfaat lebih madu. Selain itu anda juga harus memperhatikan cara simpan madu agar kualitas dan manfaat luar biasa madu tetap dapat di nikmati (diperoleh).

Berikut takaran standart konsumsi madu:

  • Pagi : Orang Dewasa : 30 gr / 1 sendok makan. Anak-anak : 15 gr / 1/2 sendok makan
  • Siang : Orang Dewasa : 30 gr / 1 sendok makan Anak-anak : 15 gr / 1/2 sendok makan
  • Malam : Orang Dewasa : 30 gr / 1 sendok makan Anak-anak : 15 gr / 1/2 sendok makan 1/2 sendok makan = 1 sendok teh

Sedangkan untuk pengobatan minimal 3 sendok makan setiap kali minum.

Demikian artikel  “Cara Mendapatkan Manfaat Lebih Madu” .

Tolong dibagikan jika suka dan berguna :) Terimakasih.


DAFTAR PUSTAKA:

  • Al Jamili S. 2004. Khasiat Madu Dalam Al-qur’an & Sunnah . Jakarta : Penerbit Cendekia Sentra Muslim
  • Ihsan, Abdul Aziz. (2011).Terapi Madu: Hidup Sehat Ala Rasul.Yogyakarta: Javalitera
  • Hamad, Said. 2007.Terapi Madu, Depok : Pustaka Iman
  • Martoharsono, S. 1998. Biokimia  Jilid 1. Yogyakarta : Gadjah Mada University Press
  • Purbaya,Rio,J,.“Mengenal dan Memanfaatkan Madu: Khasiat Madu Alami”, Bandung: Pionir Jaya, 2002
  • Sadikin, M. 2002.Biokimia Enzim. Jakarta : Widya Medika.

Artikel Terkait :

Related posts