5 Langkah Melancarkan Metabolisme

5 Langkah Melancarkan Metabolisme

Pengaruh Kebiasaan Terhadap Metabolisme

Metabolisme tubuh berbeda-beda untuk tiap orang. Ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi sistem melabolisme seseorang. Kelancaran sistem metabolisme berarti meningkatkan kesehatan tubuh Anda.

Hal ini karena metabolisme erat kaitanya dengan pembuangan racun/sampah yang dihasilkan oleh tubuh kita. Jika sampah-sampah hasil metabolisme ini tidak terbuang dengan sempurna, baik dan benar maka jelas kesehatan tubuh akan terpengaruh.

Di sana ada juga beberapa kebiasaan yang jika dilakukan malah dapat mengganggu kecepatan metabolisme tubuh. Jika metabolisme tubuh melambat, kebugaran fisik juga akan terganggu. Akibatnya, Anda akan lebih sering merasa lemas, lesu dan lungkai saat beraktivitas.

Madu Yang Cocok Untuk Terapi & Pengobatan

5 Langkah Melancarkan Metabolisme Tubuh

Kemudian kebiasaan apa saja yang dapat membantu melancarkan metabolisme tubuh Anda agar tubuh tetap fit, segar dan aktifitas hidup Anda lancar. Berikut 5 Langkah Melancarkan Metabolisme Tubuh  (5 Hal Yang Membantu Melancarkan Sistem Metabolisme) :

1. Pilih Menu dan Waktu Sarapan Yang Tepat

Sarapan pagi memang sangat penting dan dianjurkan, namun yang tak kalah penting adalah pemilihan menu sarapan yang tepat dan waktu sarapan yang tepat juga tentunya. Membiasakan sarapan Pagi sebelum beraktifitas fisik adalah kebiasaan yang bagus baik itu sebelum olahraga rutin atau bekerja rutin. Tentang jumlah (porsi) sarapan tentunya disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Yang penting adalah pemilihan menu seimbang dan waktu yang tepat.

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan  adalah lebih banyak mengonsumsi asupan karbohidrat dibandingkan protein. Hal ini yang sering dan masih dilakukan oleh kebanyakan warga negara Indonesia (bangsa Indonesia). Mereka lebih banyak memilih makan nasi (sumber karbohidrat), ubi (ketela) dari pada sumber protein.

Solusi menu sarapan pagi yang paling baik menurut Pakar Pangan Jessica Crandall, RD, menyarankan Anda untuk menambahkan asupan protein dalam menu sarapan. Misalnya dengan menambahkan telur, susu atau yoghurt. Perbandingan minimal yang ideal asupan protein:karbohidrat adalah 50:50 .

2. Tidak makan setelah olahraga

Dengan alasan ingin menurunkan berat badan, Anda lantas sengaja tak makan setelah melakukan latihan fisik (olahrga) ? Hal ini adalah kebiasaan yang salah dan malahan akan dapat menganggu kelancaran metabolisme Anda.

Mengkonsumsi asupan yang tepat minimal satu jam setelah berolahraga justru membantu meningkatkan massa otot dan membantu tubuh kembali pulih. Contoh: untuk para penggemar olah raga "gowes" (sepeda) mereka biasanya sarapan sebelum bersepeda walau hanya dengan 1-3 butir telur rebus dan minum air lemon plus madu asli. Bahkan, ada juga yang membawa pisang, ubi/ketela rebus, telur rebus sebagai bekal selama bersepeda. Kemudian setelah selesai bersepeda mereka baru makan besar dan biasanya untuk mempercepat proses recovery (pemulihan) mereke "para goweser" sering memilih minum kopi baik ditambah gula / madu sesuai selera. Hal itu adalah contoh yang baik untuk para penggemar olah raga.

Untuk mendapatkan manfaat tersebut (proses perbaikan dan pemulihan tubuh pasca aktifitas fisik), direkomendasikan untuk mengkonsumsi makanan yang terdiri dari 10-15 gram protein dan 15 gram karbohidrat.

3. Cukup Waktu Tidur

Jangan anggap remeh pentingnya mencukupi jam tidur setiap hari. Karena hal ini juga berkaitan dengan proses perbaikan tubuh dan pembuangan racun. Cukup waktu tidur akan membantu memperlancar proses metabolisme Anda bahkan, sampai ke tingkat metabolisme sel-sel tubuh. Pada saat tidur proses perbaikan sel-sel (regenerasi sel) dilakukan dengan lebih cepat dan sempurna. Maka, cukup waktu tidur (istirahat fisik) akan mempengaruhi cepat/lambat metabolisme Anda.

Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Clinical Endocrinology menyebutkan bahwa kurang tidur dapat mengganggu irama jantung yang membantu menjaga metabolisme Anda tetap stabil.

Efeknya, tubuh pun justru menjadi kurang fit dibandingkan biasanya.

4. Cukup Konsumsi Air

Juru bicara dari Academy of Nutrition and Dietetics, Marisa Moore, RD menjelaskan bahwa proses metabolisme tubuh memerlukan hidrasi yang cukup.

Jika seseorang sampai mengalami dehidrasi, maka fungsi kerja sistem-sistem organ tubuh bisa melambat dan tidak bekerja secara optimal. Hasil penelitian juga membuktikan jika kebanyakan tubuh kita mengandung air jadi, tubuh lebih banyak membutuhkan air baik dari asupan makanan yang juga mengandung air atau minuman. Cukupilah konsumsi air Anda agar metabolisme tubuh tetap lancar dan kondisi kesehatan terjaga.

5. Jangan Mandi Air Hangat

Jika tubuh dalam kondisi fit alias tidak sedang sakit, sebaiknya hindari mandi air hangat di pagi hari. Apalagi jika saat itu matahari sudah mulai muncul. Beberapa penelitian membuktikan mandi air dingin lebih bagus dilakukan pada pagi buta sebelum matahari muncul. Dan cara mandi yang bagus adalah di mulai dari bawah ke atas yaitu; mulai siram tubuh berlahan-lahan dari bawah (kaki-betis-paha-perut-pundak) dan hindari menyiram kepala langsung pada mandi pertama kalinya. Tunggu kira-kira 3-5menit agar tubuh beradaptasi dengan suhu air dan lingkungan. Setelah itu baru mulai mandi seperti biasa.

Psikiater di Cypress, Texas, Jared Midera, MD menuturkan mandi air panas justru membuat sistem saraf dan otot rileks. Detak jantung pun melambat. Sehingga, bukannya terasa segar, mandi air hangat sebelum beraktivitas justru bisa membuat Anda ngantuk.

Jika ingin lebih bersemangat, mandilah air dingin dengan durasi waktu tidak terlalu lama. Dengan begini, akan dilepaskan hormon adrenalin yang membuat tubuh lebih berenergi.

Demikian sedikit penjelasan tentang 5 Langkah Melancarkan Metabolisme , Semoga bermanfaat dan jangan lupa dibagikan dengan pembaca lain ya ....agar lebih berguna...

Terima kasih.

Artikel Terkait :

Related posts